a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Pejabat Hulu Sungai Tengah Terjaring OTT KPK Pertama Tahun 2018

FANZIS LAW OFFICE > Cultural Schemas  > Pejabat Hulu Sungai Tengah Terjaring OTT KPK Pertama Tahun 2018

Pejabat Hulu Sungai Tengah Terjaring OTT KPK Pertama Tahun 2018

 

Pejabat Hulu Sungai Tengah Terjaring OTT KPK Pertama Tahun 2018
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ,Jakarta. tirto.id/Tf Subarkah.
  • KPK akan menjelaskan lebih lanjut terkait OTT yang disinyalir melibatkan Bupati Hulu Sungai Tengah berinisial AL
Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan kalau ada operasi tangkap tangan (OTT) di Hulu Sungai Tengah.
tirto.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan tengah melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengakui kalau penyidik KPK tengah melakukan operasi dalam beberapa waktu terakhir.

Namun, ia belum bisa merinci nama-nama yang diamankan, tindak korupsi, maupun jumlah uang yang diamankan.

“Saya perlu pastikan terlebih dahulu. Namun memang ada tim yang bergerak di lapangan sejak beberapa hari ini,” kata Febri dalam keterangan tertulis yang diterima Tirto, Kamis (4/1/2018).

Hal senada diungkapkan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo. Agus membenarkan kalau ada operasi di Hulu Sungai Tengah. Bahkan, operasi ternyata tidak hanya dilakukan di Kalimantan Selatan.

“Betul, ada giat di Hulu Sungai Tengah Kalsel, dan Surabaya,” kata Agus saat dikonfirmasi Tirto, Kamis (4/1/2018).

Sayang, Agus enggan merinci siapa yang ditangkap. Ia pun tidak menjawab apakah benar Bupati Hulu Sungai Tengah AL ditangkap KPK. Ia menjawab, hasil OTT diumumkan lebih lanjut dalam konferensi pers.

“Tunggu konpers lebih lanjut,” kata Agus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Hulu Sungai Tengah berinisial AL. KPK menangkap AL di ruang kerjanya sekitar pukul 08.30 WITA, Kamis (4/1/2018). AL ditangkap karena diduga terlibat suap-menyuap terkait kasus gratifikasi fee proyek yang dikerjakan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

AL sendiri sudah diangkut oleh KPK menuju Banjarbaru sekitar pukul 09.00 WITA. Sementara ini, AL ditahan di Satbrimobda Kalsel di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Selain AL, KPK disinyalir melakukan penangkapan terhadap beberapa pihak yang tersangkut kasus ini. Namun, belum diketahui besaran uang suap dalam kasus ini.

No Comments

Leave a Comment