a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Pria di Tepus Gunungkidul Ini Meminum Obat Batuk dicampur Deterjen karena Hendak Dicerai Sang Istri

FANZIS LAW OFFICE > Cultural Schemas  > Pria di Tepus Gunungkidul Ini Meminum Obat Batuk dicampur Deterjen karena Hendak Dicerai Sang Istri

Pria di Tepus Gunungkidul Ini Meminum Obat Batuk dicampur Deterjen karena Hendak Dicerai Sang Istri

Hendak Dicerai Istri, Pria di Tepus Gunungkidul Ini Meminum Obat Batuk dicampur DeterjenKejadian percobaan bunuh diri ini dilakukan oleh salah seorang warga Padukuhan Wunut, Desa Sumberwungu, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Rabu (17/1/2018).

Endra Arifin, (24), berusaha mengakhiri hidupnya dengan nekat meminum obat batuk sebanyak 60 kemasan kecil dengan dicampur deterjen bubuk pil atorvastatin lantaran depresi setelah hendak digugat cerai oleh sang istri.

Kepala Polisi Sektor Tepus, AKP Mustaqim, menuturkan, kejadian tersebut terjadi saat istri Endra, Ani datang bersama keluarganya ke rumah kakek korban.

Ani mengungkapkan keinginannya untuk bercerai dengan korban.

Endra pun kaget mendengar pernyataan istrinya dan mengancam akan bunuh diri.

Di hadapan keluarganya dan keluarga istrinya,dirinya meminum puluhan butir pil atorvastatin dan puluhan saset obat batuk.

“Korban lalu menyelinap ke kamar mandi dan melanjutkan aksinya dengan menenggak deterjen pencuci baju. Keluarga sempat mengejar korban, namun saat ditemukan di kamar mandi, Endra sudah dalam keadaan pingsan,” ujar Mustaqim.

Lanjut Mustaqim, melihat kejadian tersebut, keluarga korban langsung membawanya ke Rumah Sakit Pelita Husada, Semanu.

Namun korban menolak untuk mendapatkan perawatan.

Sekitar pukul 13.00 WIB korban kemudian dibawa pulang.

Namun karena kondisi kesehatan yang semakin menurun, sekitar pukul 16.00 WIB akhirnya korban kembali dilarikan ke rumah sakit.

“Setelah menjalani perawatan medis selama beberapa jam, kondisi korban sudah berangsur membaik,” ujarnya.

Mustaqim mengatakan, pihaknya pun langsung mendatangi rumah keluarga korban dan sekaligus juga melakukan pendekatan kepada Endra agar tidak melakukan hal itu lagi.

“Kita minta kepada keluarganya untuk terus memberikan pengawasan agar peristiwa serupa tak kembali terjadi,” tuturnya.

No Comments

Leave a Comment