a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Polisi Sita Belasan Botol Miras Saat Razia Indekos di Bantul

FANZIS LAW OFFICE > Cultural Schemas  > Polisi Sita Belasan Botol Miras Saat Razia Indekos di Bantul

Polisi Sita Belasan Botol Miras Saat Razia Indekos di Bantul

Peredaran minuman keras (miras) seakan tak pernah menemui titik jemu.

Setelah kemarin berhasil menyita puluhan botol minuman keras dari PA (19) warga Potorono, Banguntapan yang menyembunyikan minuman keras di dalam mesin cuci, kali ini jajaran Kepolisian Sektor Banguntapan kembali menyita belasan botol Miras jenis ciu, dari sebuah indekos di wilayah Singosaren, Banguntapan, Bantul.

Belasan Miras tersebut di sita dari tangan seseorang yang menempati indekos bernama, Es (33) warga Panggok 2 Trimulyo, Jetis.

Kapolsek Banguntapan, Kompol Suhadi mengatakan, penggeledahan indekos tersebut berawal dari laporan warga masyarakat yang resah terkait maraknya peredaran minuman keras.

Mendapat laporan dari warga, ia bersama sejumlah petugas polisi sektor Banguntapan kemudian melakukan penyelidikan dan penggeledahan.

Hasilnya, petugas berhasil mengamankan belasan botol minuman keras yang dikemas dalam botol air mineral.

“Setelah dilakukan penggeledahan dikamar kos yang ditempati ES, kami temukan 13 botol minuman keras jenis ciu yang di kemas dalam botol air mineral ukuran 1.5 liter,” ujar Kompol Suhadi, Selasa (06/02/2018)

Di jelaskan Kompol Suhadi, di hadapan petugas, ES mengaku mendapatkan belasan minuman keras dengan cara membeli dari seseorang di daerah Solo.

“Ngakunya miras itu mau digunakan untuk merayakan ulang tahun temannya,” terangnya.

Lantaran jumlah minuman keras yang disita dalam jumlah yang lumayan banyak, Kompol Suhadi mengaku tidak lantas percaya begitu saja atas apa yang diungkapkan pelaku ES.

“Kami akan selidiki, apakah ini untuk konsumsi sendiri atau untuk diperjual belikan,” ungkap dia.

No Comments

Leave a Comment