a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Kerja Bakti di Gereja Santo Lidwina Sleman Berlangsung dalam Suasana Penuh Kebersamaan

FANZIS LAW OFFICE > Cultural Schemas  > Kerja Bakti di Gereja Santo Lidwina Sleman Berlangsung dalam Suasana Penuh Kebersamaan

Kerja Bakti di Gereja Santo Lidwina Sleman Berlangsung dalam Suasana Penuh Kebersamaan

Kerja Bakti di Gereja Santo Lidwina Sleman Berlangsung dalam Suasana Penuh Kebersamaan

 SLEMAN – Gereja Santo Lidwina, Bedog, Trihanggo, Sleman dilakukan pembersihan dan perbaikan lanjutan, Selasa (13/2/2018) pagi.

Kegiatan kerja bakti dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB dan direncanakan selesai pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan pantauan, berbagai elemen masyarakat tampak hadir ikut kerja bakti dalam rangka bersih-bersih di Gereja Lidwina.

Abu Bakar, Camat Gamping mengatakan, kegiatan hari ini yaitu bersih-bersih di sekitar gereja dengan melibatkan 150 orang dari berbagai elemen.

Berbagai elemen tersebut di antaranya MUI, NU, Muhammadiyah, Banser, Anshor, Kokam, Aisyiyah, Pemuda-pemudi Katolik, Masyarakat Trihanggo, Polsek, dan Koramil.

Selain itu, tampak hadir juga Sri Purnomo, Bupati Sleman dan Eusabius Binsasi, Dirjen Bimbingan Masyarakat Katolik Kemenag RI untuk memberikan semangat dan dukungan kepada para masyarakat yang begitu aktif mendinginkan suasana pasca penyerangan.

Tampak para relawan tersebut ada yang membersihkan rumput, menyapu halaman, mengecat pagar dan dinding gereja.

Tampak juga ada yang membersihkan lumut di pagar gereja.

Tak ketinggalan para ibu-ibu sibuk menyiapkan makanan dan minuman untuk para relawan di salah satu ruangan gereja.

Semua begitu kompak dan bersemangat, tidak terlihat raut trauma dari orang-orang yang hadir.

Suasana kerja bakti hari ini begitu hidup dan seakan mencoba bangkit serta melupakan tragedi yang dikecewakan oleh banyak pihak.

Abu Bakar menuturkan, ini merupakan upaya untuk menunjukkan bahwa tidak ada permasalahan yang terjadi di Sleman.

“Kami ingin pascaperistiwa kemarin, masyarakat kembali tenang hatinya, seperti kita ketahui bahwa pelaku bukan dari Jogja. Gamping itu rukun,” kata Abu Bakar kepada tribunjogja.

Kemudian, Soekatno, Ketua Gereja Lidwina Sleman mengatakan, kerja bakti yang dilakukan hari ini diikuti ormas-ormas di seluruh Kecamatan Gamping.

“Melakukan kerja bakti untuk menunjukkan kepedulian dan ada sesuatu yang perlu dibangkitkan kembali semangat nasionalismenya,” kata Soekatno saat diwawancarai di Gereja Lidwina.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Abu Bakar, Camat Gamping.

“Salut kepada Camat Gamping segera menggerakkan ormas-ormas di Gamping, melakukan kerjasama, ini menunjukkan tidak ada permasalahan di Bedog, hanya kerikil-kerikil kecil yang bukan orang Jogja,” kata Soekatno. (*)

No Comments

Leave a Comment