a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Mahasiswa UGM Korban Klitih

FANZIS LAW OFFICE > advokat  > Mahasiswa UGM Korban Klitih

Mahasiswa UGM Korban Klitih

Baru-baru ini terdapat berita duka di Yogyakarta, yaitu salah satu mehasiswa menjadi korban klitih dan tewas. Berikut adalah ulasannya

 Yogyakarta – Dwi Ramadhani Herlangga (25) seorang mahasiswa UGM asal Semarang, tewas diserang orang tak dikenal dengan celurit usai membagikan makan sahur kepada warga di jalanan, Kamis, 7 Juni 2018. Tindakan penyerangan ini biasa disebut klitih bagi warga Yogyakarta.

Informasi yang diperoleh KRJogja , korban diserang ketika hendak pulang menuju indekosnya saat melintas di Jalan C Simanjuntak, Yogyakarta. Bacokan clurit mengenai punggung yang tembus ke paru-paru dan membuat korban kehilangan nyawanya.

Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang dan berboncengan menggunakan sepeda motor jenis matik. Peristiwa terjadi saat korban bersama teman-temannya beriringan mengendarai sepeda motor usai menggelar bakti sosial membagikan makan sahur kepada warga kurang mampu di sejumlah titik wilayah Kota Yogyakarta.

Kapolsekta Gondokusuman, Kompol Solichul Ansor mengungkapkan usai membagikan makan sahur tersebut mahasiswa UGM ini bersama teman-temannya hendak pulang ke indekos mereka di kawasan Sleman. Korban dibonceng temannya menggunakan sepeda motor dan berada di rombongan paling belakang.

Saat melewati Jalan C Simanjuntak, tepatnya di perempatan depan Toko Mirota Kampus, tiba-tiba dua orang pria dengan berboncengan sepeda motor memepet korban dan meneriakinya. Pria yang membonceng di belakang lalu mengeluarkan celurit dan membacok punggung korban.

“Teman korban yang mengendarai motor ketakutan, ia lalu tancap gas. Namun, korban mengatakan jika ia terkena bacokan dan teman tersebut segera membawanya menuju RS Sardjito,” ungkap Solichul Ansor.

Mahasiswa UGM ini menderita luka sobek sepanjang kurang lebih 9 cm di punggung sebelah kiri dengan kedalaman sekitar 8 cm. Setelah sempat menjalani perawatan medis selama empat jam, korban mengembuskan nafas terakhirnya.

“Luka yang ditimbulkan cukup dalam dan diperkirakan menembus paru-paru. Sekitar pukul 06.40 WIB korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Kapolsekta.

Solichul Ansor menegaskan saat ini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan petugas. Keterangan saksi mata dan rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi akan dijadikan bahan utama penyelidikan.

“CCTV yang berada perempatan lokasi peristiwa saat kejadian dalam kondisi mati. Kami akan mencoba menggunakan hasil rekaman kamera pengawas lain yang ada sekitar tempat kejadian,” ujarnya.

Terkait kemungkinan adanya dugaan kesamaan pelaku dalam kasus pembacokan yang terjadi di Jalan Kapten Piere Tendean dengan peristiwa penganiayaan yang menewaskan korban di Jalan C Simanjuntak, Kapolsekta enggan berspekulasi ke arah itu. Solichul Ansor menegaskan kedua peristiwa waktunya memang berdekatan, tetapi jaraknya cukup berjauhan.

Terima kasih sudah mengunjungi website kami. Semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

FANZIS LAW OFFICE – PENGACARA JOGJA | JASA PENGACARA | ADVOKAT JOGJA Lawyer Terbaik Dengan Hasil Terbaik. Kami menyediakan layanan hukum baik Pidana, Perdata maupun Tata Usaha Negara meliputi semua tingkatan di seluruh Indonesia. Untuk berkonsultasi KLIK DISINI. Hubungi Kami di 085743530020 | Email : fanzislf@yahoo.com atau fanzislawoffice@gmail.com

No Comments

Leave a Comment