Cara Memberhentikan Seorang Pengacara #1

Punyakah Anda seorang pengacara pribadi? Anda dengan pengacara Anda memiliki hubungan yang saling menguntungkan. Akan tetapi jika pengacara Anda tidak mememnuhi kinerjanya, Anda berhak untuk memberhentikan pengacara. Akan tetapi lebih baik jika Anda mempertimbangkan dahulu sebelum mengambil keputusan.

Memutuskan untuk Memecat Pengacara

Ambil keputusan setelah memikirkannya dengan cermat. Klien selalu diperbolehkan untuk memecat pengacaranya kapan pun ia mau, tetapi itu bukanlah sebuah keputusan yang bisa diambil dengan mudah. Meskipun Anda tidak menyukai pengacara Anda atau merasa bahwa mereka tidak bekerja dengan baik, mungkin akan cukup baik jika mereka dibiarkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sedang dijalankan, karena memecat mereka mungkin akan mengganggu atau merugikan kasus Anda. Ketika mengambil keputusan ini, pastikan bahwa Anda akan mendapatkan hasil yang diinginkan untuk jangka waktu yang lama dengan memecat pengacara Anda.

  • Jika pengacara Anda telah menghabiskan banyak waktu untuk mengerjakan kasus Anda, maka akan sulit bagi pengacara lain untuk mengerjakan kasus yang ditinggalkan olehnya. Mungkin akan sulit untuk menemukan seorang pengacara baru yang tertarik untuk mengerjakan kasus Anda, terutama pada kasus yang berkaitan dengan penyitaan berjumlah besar. Pengacara tidak akan mau menjadikan Anda kliennya, kecuali jika ia ingin memenangkan kasus untuk mendapatkan banyak uang.
  • Pengacara lain mungkin juga enggan untuk mengambil kasus jika Anda adalah “klien yang bermasalah.” Ini tidak akan menjadi masalah jika Anda memecat pengacara dengan alasan yang bagus, misalnya jika ia gagal total dalam bekerja, tetapi jika ia dipecat dengan alasan Anda tidak menyukai sifatnya, maka mungkin akan sulit untuk menemukan pengacara lain yang akan menerima Anda sebagai kliennya.
  • Hal lain yang harus diingat bahwa tergantung pada kasus yang dijalankan dan perjanjian yang ada, Anda mungkin masih harus membayar biaya yang mahal kepada pengacara. Semakin lama kasus telah ditangani oleh pengacara tersebut, semakin mahal biaya yang harus Anda bayar. Jika Anda menyewa pengacara baru, Anda juga harus membayarnya juga. Jadi, mengganti pengacara di tengah kasus bisa jadi cukup mahal. Namun, jika Anda memiliki kemungkinan besar untuk memenangkan kasus, mungkin ini akan layak.
Lakukan penilaian terhadap alasan Anda ingin mengganti pengacara. Meskipun memecat pengacara bisa membuat banyak hal menjadi rumit, kadang-kadang itu adalah keputusan terbaik yang dapat diambil. Jika Anda merasa bahwa pengacara tidak cukup kompeten dalam menyelesaikan kasus, maka akan cukup penting untuk menemukan seseorang yang membuat Anda merasa lebih nyaman. Memecat pengacara mungkin akan menjadi pilihan terbaik jika kondisi-kondisi berikut terpenuhi dalam situasi Anda:

  • Pengacara tidak jujur kepada Anda. Jika Anda memiliki alasan untuk percaya bahwa pengacara telah mencuri dari Anda atau bekerja dengan sangan tidak kompeten, maka Anda perlu memecatnya.
  • Pengacara telah berhenti berkomunikasi dengan Anda. Situasi ini biasanya bisa diperbaiki, tetapi jika pengacara telah berhenti menanggapi panggilan dan surel Anda, maka Anda perlu mencari perwakilan yang baru.
  • Anda khawatir bahwa pengacara tidak bekerja dengan baik. Mungkin akan sulit untuk menentukan apakah pengacara mengerjakan kasus Anda dengan kompeten. Sebelum memecatnya, mungkin akan layak untuk menyelidiki sedikit apakah mereka bekerja dengan benar. Jika tidak, maka Anda perlu mengambil keputusan.
  • Anda benar-benar tidak menyukai sifat pengacara Anda. Memecat pengacara karena konflik mengenai sifat tidaklah ideal, sehingga melakukan semua yang bisa dilakukan agar semuanya lancar adalah cara terbaik untuk menghadapinya. Anda tidak harus menyukai pengacara Anda – terutama jika ia mengerjakan kasus Anda dengan baik. Tetapi jika Anda benar-benar tidak bisa bekerja dengannya dan Anda tidak ingin ia terlibat lagi dalam hidup Anda, maka akan lebih baik jika Anda mulai bekerja dengan seseorang yang bisa Anda percaya.
Mintalah opini kedua. Jika Anda tidak yakin bahwa memecat pengacara adalah keputusan yang tepat atau bukan, maka mintalah opini dari pengacara lain atau seseorang yang berpengetahuan luas tentang masalah hukum. Lakukan riset untuk mengetahui apakah pengacara Anda telah mengerjakan kasus Anda dengan profesionalisme atau tidak. Jika ternyata pengacara Anda tidak cukup mengerti kasus Anda, dan keputusan yang ia ambil tidak menguntungkan, atau malah merugikan Anda, maka Anda harus memecatnya.

  • Menyewa pengacara untuk mendapatkan opini kedua biasanya tidak terlalu mahal, karena hanya akan menggunakan waktu pengacara tersebut selama beberapa jam. Ini mungkin akan layak untuk membantu Anda memutuskan untuk memecat pengacara Anda atau tidak.
  • Jika Anda tidak ingin repot menyewa pengacara kedua, maka pertimbangkan untuk melakukan riset hukum sendiri. Kunjungi perpustakaan hukum terdekat untuk mencari tahu lebih banyak tentang kasus Anda. Jika Anda mengerti situasi yang dihadapi dari segi hukum, maka Anda akan lebih siap untuk menentukan apakah pengacara Anda bekerja dengan baik atau tidak.
Sampaikan kekhawatiran kepada pengacara Anda. Tujuan utama pengacara adalah membuat Anda senang dan memenangkan kasus Anda dengan baik, jadi, sebelum Anda memecatnya, cobalah untuk membicarakannya. Jadwalkan pertemuan langsung atau hubungi melalui telepon dan sampaikan kekhawatiran yang Anda rasakan tentang semua hal yang sedang berlangsung. Sebagai pilihan, Anda dapat menulis surat formal yang menyatakan kekhawatiran Anda secara spesifik dan juga menuliskan perubahan-perubahan yang Anda harapkan. Mungkin Anda juga akan menemukan bahwa Anda tidak perlu mengambil keputusan yang berlebihan.

  • Jika pengacara tidak cukup berkomunikasi dengan Anda, atau tidak menghabiskan cukup banyak waktu untuk mengerjakan kasus Anda, maka ini akan memberinya kesempatan untuk bekerja lebih keras. Pada situasi yang ideal, Anda tidak perlu menekan pengacara Anda untuk berkembang, tetapi hasil yang didapatkan dengan ini tidak akan terlalu merugikan jika dibandingkan dengan memecat pengacara Anda.
  • Sudahkah Anda menelusuri pilihan lain untuk menyelesaikan konflik sebelum mengambil keputusan untuk memecat pengacara Anda? Pertimbangkan untuk menghubungi asosiasi hukum terdekat untuk meminta arbitrase dalam menyelesaikan perselisihan antara Anda dan pengacara Anda.
  • Jika Anda masih tidak puas setelah menyampaikan kekhawatiran, maka Anda dapat memecat pengacara Anda.

FANZIS LAW OFFICE – PENGACARA JOGJA | JASA PENGACARA | ADVOKAT JOGJA Lawyer Terbaik Dengan Hasil Terbaik. Kami menyediakan layanan hukum baik Pidana, Perdata maupun Tata Usaha Negara meliputi semua tingkatan di seluruh Indonesia. Untuk berkonsultasi KLIK DISINI. Hubungi Kami di 085743530020 | Email : fanzislf@yahoo.com atau fanzislawoffice@gmail.com