a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Penyelesaian Perkara di Tingkat Kepolisian

FANZIS LAW OFFICE > artikel kami  > Penyelesaian Perkara di Tingkat Kepolisian

Penyelesaian Perkara di Tingkat Kepolisian

PENYELESAIAN PERKARA DI TINGKAT KEPOLISIAN

Penyelesaian perkara – Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia adalah negara hukum. Semua tindakan aparat penegak hukum berdasarkan hukum. Dari semua penyelesaian perkara akan melalui beberapa proses. salah satunya adalah di tingkat kepolisian. Lantas bagaimana dengan pernyelesaian perkara di tingkat kepolisian?

Penyelesaian Perkara di Tingkat Kepolisian

Penyelidikan adalah serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai perbuatan pidana, guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan.

Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mencari dan mengumpulkan bukti, yang dengan bukti itu membuat terang tentang perbuatan pidana yang terjadi, guna menemukan tersangkanya.

Dimulainya Penyidikan Dalam hal penyidik telah memulai melakukan penyidikan suatu peristiwa yang diduga merupakan perbuatan pidana, penyidik memberitahukan hal itu kepada Penuntut Umum (Vide Pasal 109 ayat (1) KUHAP) Pemberitahuan dimulainya penyidikan dilakukan dengan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan), yang dilampiri:

1) Laporan Polisi, terkait dengan tempat kejadian perkara;

2) Resume BAP saksi;

3) Resume BAP Tersangka;

4) Berita Acara Penangkapan;

5) Berita Acara Penahanan;

6) Berita Acara Penggeledahan;

7) Berita Acara Penyitaan.

Kegiatan-kegiatan Pokok dalam Penyidikan :

  • Penyelidikan: serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai perbuatan pidana, guna menentukan dapat tidaknya dilakukan penyidikan;
  • Pemeriksaan: kegiatan untuk mendapatkan keterangan, kejelasan dan keidentikan Tersangka dan atau saksi atau barang bukti, maupun unsur-unsur perbuatan pidana yang terjadi, sehingga peranan seseorang atau barang bukti dalam perbuatan pidana itu menjadi jelas;
  • Penindakan: setiap tindakan hukum yang dilakukan terhadap orang atau barang yang ada hubungannya dengan perbuatan pidana yang terjadi, yang dapat berupa: a) Pemanggilan; b) Penangkapan; c) Penahanan; d) Penggeledahan; e) Penyitaan.

Pemeriksaan merupakan kegiatan untuk mendapatkan keterangan, kejelasan dan keidentikan Tersangka dan atau saksi atau barang bukti, maupun unsur-unsur perbuatan pidana yang terjadi, sehingga jelas peranan atau kedudukan seseorang atau barang bukti dalam perbuatan pidana yang terjadi menjadi jelas.

Penyelesaian dan Penyerahan Berkas Perkara merupakan kegiatan akhir dari penyidikan perbuatan pidana, meliputi :

  • Pembuatan Resume
  • Penyusunan isi Berkas perkara
Penyerahan Berkas Perkara Ke Penuntut Umum:
  • Tahap Pertama : penyidik hanya menyerahkan berkas perkara saja.
  • Tahap Kedua : dalam hal penyidikan sudah dinyatakan lengkap (P.21), penyidik menyerahkan tanggung jawab atas Tersangka dan barang bukti.
FANZIS LAW OFFICE – PENGACARA JOGJA | JASA PENGACARA | ADVOKAT JOGJA Lawyer Terbaik Dengan Hasil Terbaik. Kami menyediakan layanan hukum baik Pidana, Perdata maupun Tata Usaha Negara meliputi semua tingkatan di seluruh Indonesia. Untuk berkonsultasi KLIK DISINI. Hubungi Kami di 085743530020 | Email : fanzislf@yahoo.com atau fanzislawoffice@gmail.com

No Comments

Leave a Comment