a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Ibu 78 Tahun di Gugat Oleh 4 Anaknya

FANZIS LAW OFFICE > hukum indonesia  > Ibu 78 Tahun di Gugat Oleh 4 Anaknya

Ibu 78 Tahun di Gugat Oleh 4 Anaknya

Empat orang anak Mak Cicih diketahui mencabut gugatan secara perdata senilai Rp 1,6 miliar di Pengadilan Negeri Kota Bandung. Namun belakangan, mereka gugat pidana ibu kandung mereka.

Sehingga Mak Cicih harus kembali berurusan dengan pihak berwajib atas tuduhan pemalsuan sertifikat tanah. “Gugatan perdata sudah dicabut anak-anak Mak Cicih. Eh, ini malah datang laporan pidana. Tuduhannya memalsukan data otentik dalam sertifikat yang sebelumnya mereka gugat. Fokus mereka di situ,” kata kuasa hukum Mak Cicih, Agus Sihombing, Rabu 6 Juni 2018  di Purwakarta.

Mak Cicih bersama kuasa hukumnya datang ke Purwakarta untuk berkonsultasi dengan mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Sejak awal, Dedi memang turut mengadvokasi kasus warga Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung itu.

Agus melanjutkan, sebenarnya terdapat dugaan tindak pencurian yang justru dilakukan anak-anak Mak Cicih. Pasalnya, sertifikat tanah dan surat berharga lain yang berada dalam penguasaan Mak Cicih kini hilang.

“Saya kira gak mungkin mereka melaporkan tanpa membawa sertifikat asli. Padahal, sertifikat itu sebelumnya dikuasai Mak Icih. Artinya, mereka mencuri sertifikat itu,” katanya.

Pasang badan untuk Mak Cicih

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengaku siap mengawal kasus gugat pidana ibu ini sampai selesai. Hal ingin dia lakukan tanpa sedikitpun mengintervensi proses hukum yang tengah berjalan. “Intinya begini, ok proses hukum, kita tidak bisa mengintervensi itu. Tetapi kan gak baik kalau anak berusaha memenjarakan ibunya sendiri,” katanya.

Diakui Dedi, sejak awal pihaknya menyatakan diri siap menggalang dana bersama para koleganya. “Asalkan harga tanah itu rasional kita beli tanah itu, asalkan Mak Cicih tetap tinggal di rumah itu. Kalau harga tanahnya tidak rasional, ok kita hadapi di pengadilan,” ucapnya.

Mendapat perlakuan buruk secara bertubi-tubi ternyata tidak memunculkan dendam dalam benak Mak Cicih. Dirinya selalu mendoakan keselamatan dan kesehatan untuk anak-anaknya. “Gak dendam emak mah selalu berdoa agar anak-anak emak selamat. Semoga Idulfitri bisa kumpul lagi,”

FANZIS LAW OFFICE – PENGACARA JOGJA | JASA PENGACARA | ADVOKAT JOGJA Lawyer Terbaik Dengan Hasil Terbaik. Kami menyediakan layanan hukum baik Pidana, Perdata maupun Tata Usaha Negara meliputi semua tingkatan di seluruh Indonesia. Untuk berkonsultasi KLIK DISINI. Hubungi Kami di 085743530020 | Email : fanzislf@yahoo.com atau fanzislawoffice@gmail.com

No Comments

Leave a Comment