a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Dampak Buruk Bagi Anak Jika Orang Tua Bercerai

FANZIS LAW OFFICE > artikel kami  > Dampak Buruk Bagi Anak Jika Orang Tua Bercerai

Dampak Buruk Bagi Anak Jika Orang Tua Bercerai

Dampak Buruk Bagi Anak Jika Orang Tua Bercerai

Pengacara Handal – Perceraian ibarat sebagai tindakan amputasi dalam dunia medis. Secara pribadi, anda bisa bertahan, tetapi selalu ada yang kurang dan tidak seimbang.

Perceraian dengan melibatkan anak-anak akan memberikan efek yang jauh lebih dahsyat karena meninggalkan trauma psikologis. Seringkali sebagai orang tua yang hendak akan bercerai tak memerhatikan konsekuensi negatif yang dialami oleh anak-anak.

1. Menanyakan pada anak ingin tinggal dengan siapa

Kesalahan pertama oleh orang tua yang akan bercerai adalah menanyakan pada anak mereka ingin tinggal dengan siapa. Hal ini akan menjadi hal paling sulit yang dihadapi oleh anak-anak karena membuat mereka merasa bersalah danbersedih.

2. Menjadikan penyampai pesan

Ketika orang tua sedang bertengkar, tak jarang anak jadi objek yang paling menderita karena harus menjadi penyampai pesan. Bahkan hal tersebut berlanjut sampai pada perceraian orang tua. Sebuah kesalahan besar jika menjadikan anak sebagai penyampai pesan antar orang tua yang sudah bercerai.

3. Perceraian bukan masalah

Sudah tentu jadi asumsi yang keliru jika Anda berusaha menyampaikan atau memberikan pandangan positif pada anak tentang perceraian. Seringkali anak-anak takut bahwa perceraian akan menyebabkan orang tua mengabaikan mereka.

4. Jangan tunjukan rasa sakit Anda

Menunjukkan atau mengekspresikan rasa sakit atau kondisi lemah Anda pada anak-anak untuk mendapat simpati merupakan suatu kesalahan. Anak-anak Anda sudah menderita lebih banyak dari keputusan orang tua mereka untuk berpisah. Oleh karena itu jangan tunjukkan kelemahan emosional Anda di depan mereka karena dapat memperburuk kondisi mental.

5. Memberikan pandangan negatif pada mantan pasangan Anda

Kesalahan yang cukup fatal Anda lakukan pada anak-anak jika melibatkan perasaan pribadi tentang mantan pasangan pada mereka. Mungkin Anda dan mantan pasangan memiliki kepahitann tersendiri. Namun, bukan berarti anak-anak Anda harus demikian pada kedua orang tuanya.

6. Mengesampingkan anak-anak dalam isu perceraian

Ketika Anda membangun sebuah rumah tangga, anak-anak merupakan bagian penting dalam sebuah keluarga. Beberapa pasangan tak berpikir bahwa anak-anak memiliki peranan penting dalam pengambilan keputusan, sekalipun perihal perceraian.

7. Bertengkar di depan anak-anak

Salah satu sisi ego orang dewasa adalah seringkali tak peduli untuk bertengkar di depan anak-anak. Hal tersebut merupakan sebuah tindakan bodoh yang bisa mencederai mental anak-anak saat mendengarnya. Bahkan paling parah bisa menyebabkan anak-anak frustrasi sekaligus perubahan kepribadian.

FANZIS LAW OFFICE – PENGACARA JOGJA | JASA PENGACARA | ADVOKAT JOGJA Lawyer Terbaik Dengan Hasil Terbaik. Kami menyediakan layanan hukum baik Pidana, Perdata maupun Tata Usaha Negara meliputi semua tingkatan di seluruh Indonesia. Untuk berkonsultasi KLIK DISINI. Hubungi Kami di 085743530020 | Email : fanzislf@yahoo.com atau fanzislawoffice@gmail.com

No Comments

Leave a Comment