a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Legal Advice

FANZIS LAW OFFICE > Legal Advice (Page 3)

Syarat Membuat SKCK

Saya ingin bertanya, apakah orang luar DIY bisa buat SKCK di DIY? Mohon kejelasannya +6281239615xxx Terimakasih atas pertanyaannya. Mohon maaf, saat ini pelayanan SKCK belum bisa melayani warga dari luar DIY. Sementara bagi warga Jogja yang ingin membuat SKCK, maka yang harus dilakukan adalah : Pertama, silakan mencari surat rekomendasi dari Polsek setempat terkait proses perpanjangan SKCK. Selanjutnya rekomendasi tersebut dibawa ke Mapolres/ta untuk kemudian dibuatkan surat yang baru. Adapun, persyaratan pembuatan SKCK adalah, fotokopi KTP (1 lembar), fotokopi C1 atau KK (1 lembar), fotokopi akte lahir (1 lembar), pas foto ukuran 4x6, dengan background merah sebanyak empat lembar. Selain itu rekomendasi dari Polsek setempat juga diperlukan. Bagi mereka yang belum pernah membuat SKCK sebelumnya, maka diperlukan proses...

Continue reading

Hal Yang Harus Diperhatikan Ketika Notaris Dipanggil Sebagai Saksi

Notaris sering kali ikut dipanggil sebagai saksi ketika terjadi sengketa yang berkaitan dengan akta yang dibuatnya. Bahkan tidak jarang notaris juga berkedudukan sebagai pihak terlapor dalam suatu laporan polisi. Sebagai pejabat umum, notaris memiliki keistimewaan atau privileged dalam proses pemeriksaan perkara pidana untuk melindungi kedudukannya. Oleh karenanya, terdapat ketentuan yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh penegak hukum, sebelum melakukan pemanggilan terhadap notaris . Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 66 Undang-Undang No. 2 tahun 2014 jo Undang-Undang No. 30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris (UUJN), yaitu: Jika diperlukan penegak hukum dalam proses peradilan yaitu penyidik, penuntut umum atau hakim dapat mengajukan...

Continue reading

Polda DIY Usut Kasus Klitih di Sleman

YOGYA - Terkait kasus pembacokan seorang pengendara motor di daerah Mlati, Sleman tadi malam, Kamis (1/2/2018), ternyata telah sampai ke Tim Resmob Progo Sakti Polda DIY. Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Hadi Utomo saat dikonfirmasi Tribunjogja.com malam ini, Jumat (2/2/2018) menyatakan telah mengetahui hal tersebut. Menurutnya, pihaknya memang memiliki lingkup wilayah hukum meliputi seluruh DIY. Pihaknya juga pasti akan membantu Polsek dan Polres dalam pengungkapan kejadian di wilayah hukumnya. "Kita menerima laporan mengenai kejadian kemarin, kita pasti backup proses lidiknya. Sementara untuk pelaku juga sedang kita lidik," katanya saat dihubungi malam ini. Ditambahkannya, bahwa mengenai adanya kejahatan jalanan pasti akan direspon oleh...

Continue reading

Aksi Klitih Masih Terus Meresahkan Warga di Yogyakarta

YOGYA - Masih maraknya aksi klitih di wilayah Yogyakarta, membuat sebagian masyarakat merasa was-was saat hendak pulang malam. Mereka pun berharap, aparat kepolisian bisa membersihkan kota pelajar dari tindak kriminal semacam itu. Seorang warga yang merasakan ketidaknyamanan itu adalah I Ketut Mustika (25). Pegawai swasta asal Bali tersebut, memang seringkali diharuskan pulang malam, karena tuntutan pekerjaan. Namun, sejak aksi klitih kembali marak, ia mengaku khawatir. "Ya, ada kekhawatiran. Pelaku klitih itu kan kadang asal pilih korbannya. Tidak pandang bulu. Itu yang saya khawatirkan. Tapi, mau bagaimana lagi, saya hampir setiap hari harus pulang malam," katanya, Jumat (2/2/2018). Ketut pun berharap, pihak kepolisian bisa mengantisipasi agar kejadian klitih itu tak...

Continue reading

Mendalami Pengakuan dari Mirwan Amir, KPK Didesak Panggil SBY

Koordinator Tim Pembela Demokrasi (TPDI), Petrus Selestinus menilai pengakuan mantan Politisi Partai Demokrat, Mirwan Amir di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor terkait keterlibatan mantan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono dalam korupsi E-KTP adalah pernyataan yang sangat penting. Terutama dalam membantu KPK mengungkap tuntas siapapun yang diduga terlibat dalam proyek nasional pengadaan e-KTP tersebut. Petrus, beranggapan kesaksian Mirwan Amir itu adalah pernyataan yang diberikan di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor sebagai Keterangan Saksi yang diberikan di bawah sumpah dalam kapasitas dirinya sebagai Saksi untuk terdakwa Setya Novanto. "Sebagai keterangan seorang saksi yang diberikan di bawah sumpah, maka keterangan Saksi Mirwan Amir, mempunyai...

Continue reading

Teh Bisa Dimanfaatkan dalam Negosiasi dan Komunikasi menurut Ketua Kapurel Yogya

Menurutnya, teh sudah menjadi minuman tren karena dianggap ringan tidak seperti kopi, sehingga siapapun saja bisa meminum teh. Hal itu juga mendasari Kapurel untuk menjadikan teh sebagai topik diskusi rutin setiap bulannya yang digelar pada hari ini, Jumat (26/1/2018) sore. Acara tersebut bertema 'Dealing Business dengan Teh' dan dilaksanakan di Hotel Satoria Yogyakarta, Sleman, Yogyakarta. "Kami bekerjasama dengan Perkebunan Teh dan Agrowisata Tambi Wonosobo untuk menjadi narasumber pada agenda kali ini," kata Hairul. Pihak Tambi tersebut diminta untuk berbagi informasi terbaru apa dan bagaimana memanfaatkan teh dalam berkomunikasi. Sebagai seorang PR, bahasa menggunakan teh dan kopi sudah menjadi tren, sehingga seluk-beluk mengenai teh harus dikuasai oleh seorang...

Continue reading

Terungkap! Perempuan yang Tewas dalam Sumur di Glagah Ternyata Dibunuh Kekasihnya Sendiri Lantaran Cemburu

Terungkap! Misteri tewasnya seorang perempuan bernama Sri Iswanti dalam sumur di kawasan Pantai Glagah, Kecamatan Temon, 11 Januari 2018 lalu akhirnya terungkap. Perempuan itu dipastikan telah dibunuh oleh kekasihnya sendiri lantaran cemburu. Polisi telah mengamankan pelaku bernama As (43), warga Probolinggo yang bermukim di Purworejo pada Selasa (16/1/2018) lalu di kediamannya. Pria yang juga sudah beristri itu diketahui telah menjalin hubungan asmara dengan korban, Sri Iswanti yang berprofesi sebagai pemandu lagu di sebuah kafe di Purworejo.   Kapolres Kulonprogo, AKBP Irfan Rifai mengatakan berdasarkan keterangan saksi, alat bukti, dan juga digital forensik dari handphone korban, semua indikasinya mengarah kepada pelaku. Dari situ, petugas lantas menciduk pelaku di rumahnya di Purworejo. "Pelaku mengakui...

Continue reading

Pria di Tepus Gunungkidul Ini Meminum Obat Batuk dicampur Deterjen karena Hendak Dicerai Sang Istri

Kejadian percobaan bunuh diri ini dilakukan oleh salah seorang warga Padukuhan Wunut, Desa Sumberwungu, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Rabu (17/1/2018). Endra Arifin, (24), berusaha mengakhiri hidupnya dengan nekat meminum obat batuk sebanyak 60 kemasan kecil dengan dicampur deterjen bubuk pil atorvastatin lantaran depresi setelah hendak digugat cerai oleh sang istri. Kepala Polisi Sektor Tepus, AKP Mustaqim, menuturkan, kejadian tersebut terjadi saat istri Endra, Ani datang bersama keluarganya ke rumah kakek korban. Ani mengungkapkan keinginannya untuk bercerai dengan korban. Endra pun kaget mendengar pernyataan istrinya dan mengancam akan bunuh diri. Di hadapan keluarganya dan keluarga istrinya,dirinya meminum puluhan butir pil atorvastatin dan puluhan saset obat batuk. "Korban lalu menyelinap...

Continue reading

Wakil Walikota Yogyakarta Meminta Kepada Para Penjual Mihol untuk Tutup

Masih banyak kafe yang beroperasi di Jalan Parangtritis Prawirotaman menjadi perhatian Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Hal tersebut terkait minuman beralkohol (mihol) yang dijual untuk umum dan menyalahi peraturan yang ada di Kota Yogyakarta. "Yang tidak punya TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata) kita tindak, yang melanggar TDUP termasuk yang menjual miras kita tindak," tegasnya, Selasa (16/1/2018).   Heroe menyebutkan, bahwa tidak semestinya kafe maupun tempat makan menyediakan mihol. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 74 tahun 2013 yang menyebutkan bahwa mihol hanya boleh dijual di hotel bintang empat atau bintang lima. "Makanya saya mengimbau pada penjual miras agar segera menghentikan aktivitasnya," tegasnya Selain meminta...

Continue reading

Misteri Ponsel Sri Iswanti Korban Pembunuhan yang Dibuang di Kulonprogo

                      Sri Iswanti, pemandu lagu asal Purworejo ditemukan tewas di dibuang dalam sumur di Kulonprogo TRIBUNJOGJA, KULONPROGO - Polisi hingga kini masih mendalami kasus tewasnya seorang perempuan pemandu lagu yang ditemukan mengambang dalam sumur pertanian di Glagah, Temon, Kamis (11/1/2018). Pelacakan terhadap telepon seluler milik korban maupun mobil mencurigakan yang dilihat para saksi kini masih digencarkan. Berdasarkan pelacakan pihak kepolisian, telepon genggam korban diketahui masih terlihat aktif pada Kamis sekitar pukul 06.00 dan berlokasi di wilayah Purworejo. Namun, statusnya tidak aktif lagi tak lama kemudian. Polisi berkeyakinan telepon genggam ini bisa memberi petunjuk tentang siapa yang terakhir kali berkomunikasi dengan korban. "Saat jenazah ditemukan, telepon genggam memang...

Continue reading