a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

pengacara

FANZIS LAW OFFICE > pengacara (Page 12)

Tugas dan Fungsi Hakim Agung

Pejabat tertinggi dalam dunia peradilan adalah hakim. Hakim memiliki banyak wewenang dalam menentukan hasil peradilan. Sebagai petinggi di dalam institusi kehakiman dan juga peradilan Indonesia, sudah pasti Hakim agung memiliki banyak sekali tugas dan fungsi hakim agung. Berikut ini adalah beberapa tugas dan fungsi hakim agung : Fungsi Peradilan Fungsi pertama dari hakim agung, yang merupakan pimpinan tertinggi dari para Hakim di dalam Makhamah Agung ini adalah fungsi peradilan. Fungsi peradilan ini berkaitan dengan fungsi-fungsi dan juga tugas utama, baik hakim agung maupun para hakim biasa dalam mengadili suatu perkara. Yang membedakan fungsi peradilan dari hakim agung pada Makhamah agung ini dibandingkan...

Continue reading

Apa Fungsi Seorang Pengacara

Profesi sebagai pengacara adalah profesi yang sangat diidam-idamkan untuk semua orang terutama bagi seorang yang mempunyai keinginan untuk menegakkan kebenaran. Selain sebagai penegak kebenaran, apakah fungsi seorang pengacara yang lainnya? mari kita bahas dalam artikel kita kali ini. Berikut adalah tugas dan fungsi seorang pengacara yang tidak dapat terpisahkan. Fungsi Seorang Pengacara dalam Persidangan Fungsi seorang pengacara adalah sebagai berikut: Pengawal konstitusi dan hak asasi manusia Pejuang hak-hak asasi manusia dalam hukum Indonesia Melaksanakan kode etik pengacara Adapun kode etik yang harus dipatuhi oleh seorang pengacara dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengacara, yaitu: Bertanggung jawab Soal kewajiban yang harus dilakukan seorang pengacara. Menjaga...

Continue reading

Isi 10 Peraturan Daerah Langkat

Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah, telah digelar melalui Sidang Paripurna DPRD Langkat yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Langkat, Rabu (23/8). Pengesahan tersebut terjadi setelah seluruh Fraksi di DPRD Langkat setuju dan Ketua DPRD Langkat, Terbit Rencana Peranginangin SE, melalui Wakilnya Sapta Bangun yang memimpin sidang paripurna, mengetok palu tanda disetujuinya 10 Perda tersebut. Adapun 10 Ranperda tersebut, yakni: 1. Ranperda tentang Peredaran dan pengawasan obat dan obat tradisional 2. Ranperda tentang Pengelolaan barang milik daerah 3. Ranperda tentang pengaturan pemasangan lampu jalan 4. Ranperda tentang Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun 5. Ranperda tentang Pengaturan peredaran minuman beralkohol 6. Ranperda tentang Perubahan atas...

Continue reading

Apa Itu Peraturan Pusat Dan Peraturan Daerah

Peraturan pusat adalah peraturan yang dibuat oleh pemerintah pusat, dan berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia secara keseluruhan. UUD 1945, ketetapan MPR, undang-undang, peraturan pemerintah, keputusan presiden, dan peraturan pelaksana lainnya merupakan atau termasuk peraturan pusat. Peraturan Daerah adalah peraturan Perundang-undangan yang dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat daerah dengan persetujuan bersama Kepala daerah (gubernur atau bupati/wali kota). Peraturan Daerah terdiri atas: Peraturan Daerah Provinsi dan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota . Contoh peraturan Pusat adalah sebagai berikut: Peraturan Wajib Belajar Salah satu peraturan pusat adalah yang termuat dalam UU no.20 Tahun 2003 yang mewajibkan setiap warga negara dengan usia tujuh tahun sampai dengan lima belas...

Continue reading

Budaya Hukum Antara Kesadaran dan Kepatuhan

Budaya hukum sangat erat hubungannya dengan kesadaran hukum dan kepatuhan hukum di dalam masyarakat. Di dalam budaya hukum itu dapat dilihat suatu tradisi prilaku masyarakat kesehariannya yang sejalan dan mencerminkan kehendak undang-undang atau rambu-rambu hukum yang telah ditetapkan berlaku bagi semua subyek hukum dalam hidup berbangsa dan bernegara. Di dalam budaya hukum masyarakat dapat pula dilihat apakah masyarakat kita dalam kesadaran hukumnya sungguh-sungguh telah menjunjung tinggi hukum sebagai suatu aturan main dalam hidup bersama dan sebagai dasar dalam menyelesaikan setiap masalah yang timbul dari resiko hidup bersama. Namun kalau dilihat secara materiil, sungguh sulit membangun budaya hukum di negeri ini. Sesungguhnya...

Continue reading

Cara Mengajukan Permohonan Perceraian

Kasus perceraian yang ada di Indonesia merupakan suatu hal yang umum. Terutama dikalangan selebritis, tidak hanya di kalangan selebritis. Perceraian dapat dilakukan oleh semua kalangan orang yang sudah berstatus suami istri. Gugatan perceraian dapat diajukan oleh suami kepada istrinya, maupun istri kepada suaminya. Gugatan yang diajukan suami kepada istrinya disebut permohonan cerai talak. yang dalam membuat Gugatan / Permohonan, Suami berkedudukan menjadi Pemohon dan Isteri berkedudukan menjadi Termohon. Cara mengajukan gugatan cerai talak suami kepada isterinya adalah dengan mengajukan Permohonan / Gugatan Cerai Talak ke Pengadilan Agama yang meliputi tempat kediaman (bukan alamay KTP) pihak isterinya. Jika isterinya pergi meninggalkan rumah...

Continue reading

Dasar Hukum Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial

Akhir –akhir ini di Indonesia maupun dunia marak kasus hukum yang berhubungan dengan teknologi komunikasi yaitu internet dan social media. Kasus yang sangat hangat diperbincangkan saat ini adalah kasus pencemaraan nama baik melalui media social intenet. Hal ini disebabkan semakin bebasnya masyarakat dalam mengemukakan pendapatnya melalui internet. Sebelum adanya media sosial pengaturan tentang pencemaran nama baik diatur dalam ketentuan-ketentuan pasal-pasal KUHP sebagai berikut : Pasal 310 KUH Pidana, yang berbunyi : (1) Barangsiapa sengaja merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh dia melakukan sesuatu perbuatan dengan maksud yang nyata akan tersiarnya tuduhan itu, dihukum karena menista, dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan bulan...

Continue reading

Dasar Hukum Kasus Bullying

Saat ini banyak sekali kasus bullying yang terjadi. Bullying sendiri merupakan tindakan kekerasan terhadap anak yang terjadi di lingkungan sekolah. Biasanya bullying ini dilakukan oleh seseorang/sekelompok orang yang mempunyai kekuasaan terhadap siswa/siswi yang lebih lemah dan bertujuan menyakiti. Mengingat bullying merupakan tindakan kekerasan terhadap anak, maka menurut UU Perlindungan anak, bullying adalah tindak pidana. Terhadap pelaku bullying dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp72.000.000,00 (tujuh puluh dua juta rupiah).[3] Dasar hukumnya kegiatan bullying adalah : Pasal 1 angka 16 UU Perlindungan Anak, Kekerasan adalah setiap perbuatan terhadap Anak yang berakibat timbulnya...

Continue reading

Pencemaran Nama Baik Bisa di Tuntut?

Sering kita jumpai tentang bully, penghinaan, pertengkaran, dan lain sebagainya. Di lingkungan maupun di sosial media sekarang sudah marak dengan pembullyan, tentunya membuat seseorang merasa tidak nyaman dan tertekan. Apapun itu bully, penghinaan, mencemarkan nama baik, jika ada tuntutan dari pihak yang bully maka akan bisa terjerat Undang-Undang ITE maupun Hukum Pidana. Bila itu menyangkut Aqidah seseorang, anda benar atau tidak Undang-undang ini bisa mempersulit anda karena Hukum yang digunakan adalah Hukum Negara, bukan Hukum Allah. Hidarilah menyerang seseorang, kecuali anda tahu apa yang anda lakukan. Keberlakuan dan tafsir atas Pasal 27 ayat (3) UU ITE tidak dapat dipisahkan dari norma hukum...

Continue reading

Ganti Rugi Akibat Perbuatan Melawan Hukum

Karena adanya perbuatan melawan hukum, maka harus ada juga ganti rugi akibat perbuatan melawan hukum. Ganti rugi akibat perbuatan melawan hukum dibedakan menjadi 2 macam menurut KUHPerdata yaitu ganti rugi umum dan ganti rugi khusus. Apa maksud dari kedua jenis ganti rugi akibat perbuatan melawan hukum tersebut? Berikut ini penjelasannya. Yang dimaksud dengan ganti rugi umum dalam hal ini adalah ganti rugi yang berlaku dan berkaitan dengan semua perkara, baik untuk perkara wanprestasi maupun yang berkaitan dengan perikatan-perikatan lainnya termasuk karena PMH. Ketentuan mengenai ganti rugi umum dalam KUHPerdata diatur mulai dari Pasal 1243 sampai dengan Pasal 1252, dimana dalam Pasal-Pasal...

Continue reading