a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Uncategorized

FANZIS LAW OFFICE > Uncategorized

Pilkada di Papua rampung 100 persen

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyayangkan adanya gangguan keamanan yang mengganggu tahapan Pilkada di Kabupaten Nduga, Papua. Meski begitu, Tito memastikan Pilkada di Kabupaten Nduga terlaksana dengan baik. Tito menuturkan, pihaknya telah menambah pasukan untuk mengamankan jalannya pemungutan suara pasca-penembakan di Bandara Kenyam, Nduga, Papua. Insiden itu yang mengganggu distribusi logistik Pilkada. "Kita sudah menambah pasukan, dan karena jalur udara agak sulit kita gunakan jalur laut," ujar Tito di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018). Pemungutan suara akhirnya berhasil dilakukan pada Jumat 29 Juni 2018 dengan pengamanan berlapis. "Alhamdulillah semua proses Pilkada di Nduga sudah selesai 100 persen," kata Tito. Tito sendiri sudah berkunjung ke Papua...

Continue reading

Demokrasi di Pilkada Makassar

Demokrasi di Pilkada Makassar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 sudah dilaksanakan, dan sudah beredar pemungutan suara, kemenangan kotak kosong atas calon tunggal di pilkada Makassar adalah kabar yang mengejutkan. Kabar kemenangan kotak kosong dalam Pilkada Makassar bersandar kepada hitung cepat (quick count) yang dilakukan beberapa lembaga survei. Kompas mengutip tiga lembaga survei –yaitu, Celebes Research Centre (CRC), Jaringan Suara Indonesia (JSI), dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI)- yang hasil hitung cepatnya memperlihatkan bahwa calon tunggal dikalahkan oleh kotak kosong. Dengan tingkat partisipasi 60 persen dalam Pilkada Makassar ini, hasil hitung cepat menunjukkan pasangan calon wali kota Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi –yang menjadi calon...

Continue reading

Hak Tersangka Dalam Pemeriksaan

Hak Tersangka Dalam Pemeriksaan

KUHAP telah menempatkan tersangka sebagai manusia yang utuh, yang memiliki harkat, martabat dan harga diri serta hak asasi yang tidak dapat dirampas darinya. Tersangka telah diberikan seperangkat hak-hak oleh KUHAP yang meliputi: [caption id="attachment_3240" align="aligncenter" width="297"] Hak Tersangka Dalam Pemeriksaan[/caption] Hak untuk segera mendapat pemeriksaan. Tersangka berhak segera mendapatkan pemeriksaan oleh penyidik yang selanjutnya dapat diajukan kepada penuntut umum, dan tersangka berhak perkaranya segera dimajukan oleh pengadilan ke penuntut umum (Pasal 50 ayat 1 dan ayat 2). Tersangka berhak untuk diberitahukan dengan jelas dalam bahasa yang dimengerti olehnya tentang apa yang disangkakan kepadanya pada waktu pemeriksaan dimulai (Pasal 51) Hak untuk...

Continue reading

Perbedaan Terlapor, Tersangka, Terdakwa dan Terpidana

Perbedaan Terlapor, Tersangka, Terdakwa dan Terpidana

Menurut UU No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), ada beberapa tahapan yang harus dilalui secara sistematis dalam peradilan pidana. Tahapan tersebut melahirkan terminologi berbeda untuk menyebut pihak yang menjadi subjek. Mulai dari istilah terlapor, tersangka, terdakwa, hingga terpidana. Lantas, apa saja perbedaan dari masing-masing istilah itu? Simak penjelasan berikut. Terlapor Di dalam KUHAP, tidak ditemukan istilah terlapor. KUHAP hanya menjelaskan definisi laporan dalam Pasal 1 angka 24, sebagai “pemberitahuan yang disampaikan oleh seseorang  karena hak atau kewajiban berdasarkan undang-undang kepada pejabat yang berwenang tentang telah atau sedang atau diduga akan terjadinya peristiwa pidana”. Menurut Pasal 1 angka 5...

Continue reading

Warna Dalam Persidangan

Warna Dalam Persidangan

Dalam persidangan terdapat warna-warna yang identik, apa saja? Hijau, hitam, dan masih banyak lagi. Nah bagiamana filosofi tentang warna-warna pengadilan ini? meja pengadilandisebut meja hijau. dipilih warna hijau karena hijau itu adalah simbol pertandingan. seperti pemain bola yang bertanding di lapangan hijau. maka meja hijau merupakan tempat bertanding antara jaksa penuntut umum (JPU) dengan penasehat hukum (PH) dalam beradu fakta, teori dan argumen. pakaian jaksa penuntut umum (JPU) dan penasehat hukum (PH) berwarna hitam melambangkan bahwa ketika memasuki ruang sidang, kedua belah pihak masih "gelap"dalam melihat perkara. belum tau dimana letak kebenaran. karena itu JPU dan PH menggunakan dasi berwarna putih. warna putih...

Continue reading

Berlatih Mejadi Pengacara Handal

Untuk Menjadi pengacara handal tentunya harus berlatih dan terus belajar bagaimana cara menjadi pengacara yang handal. Bagi Anda yang masih kebingungan, mungkin artikel kali ini bisa dijadikan referensi bagaimana apa saja yang harus diperlajari. Selamat membaca :) Latihlah pemikiran kritis. Untuk menjadi pengacara yang sukses, Anda harus bisa memandang masalah hukum dari segala sisi demi mendapatkan solusi terbaik. Analisis yang tepat bukan hanya akan membantu Anda mengidentifikasi masalah hukum, tetapi juga membantu Anda mengembangkan argumen hukum yang kuat guna mendukung posisi klien Anda. Pastikan Anda punya pemahaman yang jelas atas semua fakta terkait sebelum membuat kesimpulan. Jangan selalu bergantung pada klien...

Continue reading

Kiat – Kiat Menjadi Pengacara

Seorang pengacara yang dibutuhkan adalah pengacara yang handal. Handal dalam artian pintar dalam penanganan masalh, benar-benar menjaga etika sebagai pengacara, dan lain sebagainya. Nah bagi Anda yang ingin menjadi pengacara, berikut adalah kiat-kiat menjadi pengacara : Mengetahui Hukum Ketahui informasi. Ketahui selalu informasi terbaru mengenai bidang hukum Anda. Ketahui perkembangan-perkembangan baru, karena hukum dan peraturan sering kali berubah dan selalu ada kasus-kasus baru yang ditetapkan setiap harinya. Setiap hari negara memperkenalkan legislasi baru yang akan memengaruhi bidang hukum Anda. Hukum negara juga berubah secara rutin. Lakukan penelitian jika perlu. Jika Anda memiliki kasus tidak biasa yang melibatkan masalah yang belum pernah Anda tangani...

Continue reading

Tips Menjaga Etika Pengacara

Sebagai profesi pengacara tentunya memiliki beberapa etika yang harus dijaga. Nah etika tersebut harus benar-benar di jaga. Berikut ini adalah beberapa tips atau cara menjaga etika seorang advokat : Jagalah kerahasiaan jaksa dan klien. Kasus seorang klien bukanlah urusan orang lain selain Anda. Ungkapkan informasi tersebut di pengadilan dan pada pihak lawan Anda hanya sejauh Anda wajib melakukanya dan diperlukan untuk mewakili klien Anda secara efektif. Ikuti aturan perilaku profesional negara bagi pengacara. Setiap negara memiliki rangkaian aturan perilaku profesional yang mengatur perilaku semua pengacara. Jika Anda tidak bisa mengikuti aturan ini, Anda akan mendapatkan risiko menerima tindakan displin, yang dapat menyebabkan Anda diberi...

Continue reading

Ciri – Ciri Pengacara Handal

Tentunya bagi Anda yang sedang dalam kasus dan membutuhkan pengacara, pasti menginginkan pengacara yang handal. Nah, agar tidak salah pilih pengacara, berikut adalah beberapa ciri - ciri pengacara handal : Ciri-Ciri Pengacara Profesional Berikut adalah ciri-ciri pengacara profesional yang bisa Anda perhatikan sebelum memilih seorang pengacara untuk kasus Anda. Tegas dalam Menangani Kasus Seorang pengacara profesional harus tegas dalam menangani kasus yang dihadapi agar klien yang menggantungkan hidupnya tidak merasa kecewa atau dirugikan atas pernyataannya yang tidak plin-plan. Pun, jika pengacara tegas dalam menangani kasus pasti akan meningkatkan pamornya sebagai pengacara. Berhasil dalam Menangani Kasus Saat pengacara berhasil dalam menangani kasus akan mendapatkan banyak tawaran...

Continue reading

Hak – Hak Tersangka

Sebelum menjadi tersangka, terdakwa akan diperiksa. Nah, jika sudah menjadi tersangka akan disteruskan lagi dalam pemeriksaannya. Membahas tentang tersangka, tersangka telah diberikan seperangkat hak-hak oleh KUHAP yang meliputi:.  Hak untuk segera mendapat pemeriksaan. Tersangka berhak segera mendapatkan pemeriksaan oleh penyidik yang selanjutnya dapat diajukan kepada penuntut umum, dan tersangka berhak perkaranya segera dimajukan oleh pengadilan ke penuntut umum (Pasal 50 ayat 1 dan ayat 2). Tersangka berhak untuk diberitahukan dengan jelas dalam bahasa yang dimengerti olehnya tentang apa yang disangkakan kepadanya pada waktu pemeriksaan dimulai (Pasal 51) Hak untuk memberikan keterangan secara bebas kepada penyidik. Dalam pemeriksaan pada tingkat penyidikan...

Continue reading