a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Experience Tag

FANZIS LAW OFFICE > Posts tagged "Experience" (Page 9)

Begini Syarat Menjadi Advokat di Indonesia

Begini Syarat Menjadi Advokat di Indonesia Tahukah Anda apa saja syarat menjadi pengacara di Indonesia? Pasti pertanyaan ini menjadi pertanyaan bagi Anda yang tertarik di dunia hukum. Apa saja tugas dari seorang advokat? Agar lebih jelas mari kita bahas bersama :) Menurut ketentuan Pasal 2 ayat (1) UU No 18 Tahun 2003 yang dapat diangkat sebagai Advokat adalah sarjana yang berlatar belakang pendidikan tinggi hukum dan setelah mengikuti pendidikan khusus profesi Advokat yang dilaksanakan oleh Organisasi Advokat. Jadi seseorang yang akan diangkat menjadi advokat adalah setelah mereka mengikuti pendidikan advokat dan memenuhi persyaratan lainnya sebagaimana ditentukan UU No 18 Tahun 2003 sebagai...

Continue reading

Ketentuan Menjadi Seorang Pengacara

Ketentuan Menjadi Seorang Pengacara Pasti diantara kalian mempunyai mimpi menjadi seorang pengacara atau advokat bukan? Nah pada kesempatan kali ini mari kita bahas bagaimana ketentuan dan apa saja yang harus dilakukan jika ingin menjadi pengacara. Selamat membaca dan semoga bermanfaat :) I.             PKPA PKPA dilaksanakan oleh organisasi advokat. Yang dapat mengikuti PKPA adalah sarjana yang berlatar belakang/lulusan (lihat penjelasan Pasal 2 ayat [1] UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat): 1.      Fakultas Hukum; 2.      Fakultas Syariah; 3.      Perguruan Tinggi Hukum Militer; atau 4.      Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian. Persyaratan calon peserta PKPA (lihat Pasal 10 dan Pasal 11 Peraturan Peradi No. 3 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Profesi Advokat): a.      Menyerahkan...

Continue reading

Hak Tersangka Dalam Pemeriksaan

Hak Tersangka Dalam Pemeriksaan

KUHAP telah menempatkan tersangka sebagai manusia yang utuh, yang memiliki harkat, martabat dan harga diri serta hak asasi yang tidak dapat dirampas darinya. Tersangka telah diberikan seperangkat hak-hak oleh KUHAP yang meliputi: [caption id="attachment_3240" align="aligncenter" width="297"] Hak Tersangka Dalam Pemeriksaan[/caption] Hak untuk segera mendapat pemeriksaan. Tersangka berhak segera mendapatkan pemeriksaan oleh penyidik yang selanjutnya dapat diajukan kepada penuntut umum, dan tersangka berhak perkaranya segera dimajukan oleh pengadilan ke penuntut umum (Pasal 50 ayat 1 dan ayat 2). Tersangka berhak untuk diberitahukan dengan jelas dalam bahasa yang dimengerti olehnya tentang apa yang disangkakan kepadanya pada waktu pemeriksaan dimulai (Pasal 51) Hak untuk...

Continue reading

Perbedaan Terlapor, Tersangka, Terdakwa dan Terpidana

Perbedaan Terlapor, Tersangka, Terdakwa dan Terpidana

Menurut UU No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), ada beberapa tahapan yang harus dilalui secara sistematis dalam peradilan pidana. Tahapan tersebut melahirkan terminologi berbeda untuk menyebut pihak yang menjadi subjek. Mulai dari istilah terlapor, tersangka, terdakwa, hingga terpidana. Lantas, apa saja perbedaan dari masing-masing istilah itu? Simak penjelasan berikut. Terlapor Di dalam KUHAP, tidak ditemukan istilah terlapor. KUHAP hanya menjelaskan definisi laporan dalam Pasal 1 angka 24, sebagai “pemberitahuan yang disampaikan oleh seseorang  karena hak atau kewajiban berdasarkan undang-undang kepada pejabat yang berwenang tentang telah atau sedang atau diduga akan terjadinya peristiwa pidana”. Menurut Pasal 1 angka 5...

Continue reading

Warna Dalam Persidangan

Warna Dalam Persidangan

Dalam persidangan terdapat warna-warna yang identik, apa saja? Hijau, hitam, dan masih banyak lagi. Nah bagiamana filosofi tentang warna-warna pengadilan ini? meja pengadilandisebut meja hijau. dipilih warna hijau karena hijau itu adalah simbol pertandingan. seperti pemain bola yang bertanding di lapangan hijau. maka meja hijau merupakan tempat bertanding antara jaksa penuntut umum (JPU) dengan penasehat hukum (PH) dalam beradu fakta, teori dan argumen. pakaian jaksa penuntut umum (JPU) dan penasehat hukum (PH) berwarna hitam melambangkan bahwa ketika memasuki ruang sidang, kedua belah pihak masih "gelap"dalam melihat perkara. belum tau dimana letak kebenaran. karena itu JPU dan PH menggunakan dasi berwarna putih. warna putih...

Continue reading

Alur Tindak Pidana Kasus Korupsi

Alur Tindak Pidana Kasus Korupsi

Seperti yang kita ketahui, kini kasus korupsi sudah marak dimana-mana. Lantas, bagaimana dengan alur pidana dengan kasus korupsi? Berikut adalah penjelasannya : Pertama, menyiapkan perencanaan dan kebijakan. Pada tahap ini, dilakukan dengan cara metode riset sebagai bahan perencanaan dan penentuan kebijakan. Kemdian dibentuk unit asset recovery di setiap institusi penegak hukum, penguatan kapasitan institusional, penyiapan sumber daya, penentuan targer dan giat intelijen, pelatihan dan pengembangan kemampuan serta perbantuan teknis. Tahap kedua adalah investigasi. Dalam tahap ini, proses yang perlu dilalui berupa rencana penyelidikan, penelusuran aset, mengorek sumber-sumber informasi, penentuan saksi dan tersangka, forensik digital, profil subyek, analisis dokumen, profil finansial, utang piutang,...

Continue reading

Cara Memberantas korupsi

Di artikel sebelumnya sudah kita bahas tentang penyebab korupsi, nah, sudah paham bukan tentang apa saja penyebab korupsi? Kali ini mari kita bahas tentang cara memberantas korupsi. Berikut ini adalah beberapa langkah untuk memberantas korupsi : Membangun Supremasi Hukum dengan Kuat – Hukum adalah pilar keadilan. Ketika hukum tak sanggup lagi menegakkan sendi-sendi keadilan, maka runtuhlah kepercayaan publik pada institusi ini. Ketidak jelasan kinerja para pelaku hukum akan memberi ruang pada tipikor untuk berkembang dengan leluasa. Untuk itu sangat oerlu dilakukan membangun supremasi hukum yang kuat. Tidak ada manusia yang kebal hukum, serta penegak hukum tidak tebang pilih dalam mengadili. Menciptakan...

Continue reading

Penyebab Korupsi

Menurut Ermansjah Djaja dalam buku Memberantas korupsi Bersama KPK menyebutkan terdapat berbagai faktor seseorang melakukan korupsi. Berikut adalah beberapa penyebab korupsi dan cara mengatasinya : Sistem Penyelenggaraan Negara yang Keliru – Sebagai negara yang berkembang seharusnya pemerintah memperioritaskan pembangunan di bidang pendidikan. Tetapi selama puluhan tahun mulai dari Orde Lama,Orde Baru sampai dengan era Reformasi, pembangunan difokuskan di bidang ekonomi. Padahal setiap negara berkembang memiliki keterbatasan jumlah SDM, uang, manajemen dan tekhnologi. konsekuensinya, semua diimpor dari luar negeri. Kompensasi PNS yang Rendah – Karena gaji yang rendah, banyak anggota PNS yang melakukan tindakan korupsi. Rendahnya gaji tindak diimbangi dengan pola hidup yang...

Continue reading

Kiat – Kiat Menjadi Pengacara

Seorang pengacara yang dibutuhkan adalah pengacara yang handal. Handal dalam artian pintar dalam penanganan masalh, benar-benar menjaga etika sebagai pengacara, dan lain sebagainya. Nah bagi Anda yang ingin menjadi pengacara, berikut adalah kiat-kiat menjadi pengacara : Mengetahui Hukum Ketahui informasi. Ketahui selalu informasi terbaru mengenai bidang hukum Anda. Ketahui perkembangan-perkembangan baru, karena hukum dan peraturan sering kali berubah dan selalu ada kasus-kasus baru yang ditetapkan setiap harinya. Setiap hari negara memperkenalkan legislasi baru yang akan memengaruhi bidang hukum Anda. Hukum negara juga berubah secara rutin. Lakukan penelitian jika perlu. Jika Anda memiliki kasus tidak biasa yang melibatkan masalah yang belum pernah Anda tangani...

Continue reading

Ciri – Ciri Pengacara Handal

Tentunya bagi Anda yang sedang dalam kasus dan membutuhkan pengacara, pasti menginginkan pengacara yang handal. Nah, agar tidak salah pilih pengacara, berikut adalah beberapa ciri - ciri pengacara handal : Ciri-Ciri Pengacara Profesional Berikut adalah ciri-ciri pengacara profesional yang bisa Anda perhatikan sebelum memilih seorang pengacara untuk kasus Anda. Tegas dalam Menangani Kasus Seorang pengacara profesional harus tegas dalam menangani kasus yang dihadapi agar klien yang menggantungkan hidupnya tidak merasa kecewa atau dirugikan atas pernyataannya yang tidak plin-plan. Pun, jika pengacara tegas dalam menangani kasus pasti akan meningkatkan pamornya sebagai pengacara. Berhasil dalam Menangani Kasus Saat pengacara berhasil dalam menangani kasus akan mendapatkan banyak tawaran...

Continue reading