a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

pengacara profesional Tag

FANZIS LAW OFFICE > Posts tagged "pengacara profesional" (Page 2)

Keuntungan Menggunakan Jasa Pengacara

Dengan adanya perkara yang diharuskan untuk menjalani persidangan, hal ini tentunya akan memakan waktu yang lama dan bagi orang awam yang tidak mengerti tentang hukum pasti akan kebingungan. Selain itu, proses ini akan menyita tenaga dan pikiran. Sangat disarankan jika Anda yang sedang menajalankan proses perkara, Anda menggunakan jasa pengacara. Menagapa disarankan menggunakan jasa pengacara? Karena dengan menggunakan jasa pengacara ini anda akan mendapatkan keuntungan, seperti : Dengan menggunakan pengacara yang lebih menguasai hukum acara di muka persidangan akan lebih praktis bagi klien dari segi waktu dan biaya. Dengan menggunakan pengacara untuk menghindari kesalahan dalam pembuatan gugatan, jawaban, duplik, replik dan pembuktian...

Continue reading

Kewajiban Seorang Advokat Dalam Penanganan Kasus

Sebagai profesi pengacara, pengacara memiliki kewajiban yang harus dilakukan ketika dalam menangani kasus. Dalam menyelesaikan kasus tentunya pengacara harus selalu mendampingi kliennya. Lalu apa saja kewajiban pengacara dalam penanganan kasus? Berikut ulasannya :) Dalam Pasal 25 UU KDRT disebutkan bahwa dalam hal memberikan perlindungan dan pelayanan, advokat wajib : Memberikan konsultasi hukum yang mencakup informasi mengenai hak-hak korban dan proses peradilan Mendampingi korban di tingkat penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan dalam sidang pengadilan dan membantu korban untuk secara lengkap memaparkan kekerasan dalam rumah tangga yang dialaminya; atau Melakukan koordinasi dengan sesama penegak hukum, relawan pendamping, dan pekerja sosial agar proses peradilan berjalan...

Continue reading

Alasan – Alasan Kasasi

Di artikel sebelumnya sudah kita bahas pengertian kasasi, nah terdapat juga alasan-alasan diajukannya kasasi. Berikut ulasan singkat kami, selamat membaca :) MA memutuskan permohonan kasasi terhadap putusan Pengadilan Tingkat Banding atau Tingkat Terakhir dari semua lingkungan Peradilan. Pembatalan putusan atau penetapan dari semua lingkungan Peradilan oleh MA dengan alasan-alasan sebagai berikut ( Pasal 30 undang-undang nomor 14 tahun 1985 tentang Mahkamah Agung ) : Tidak berwenang atau melampaui batas wewenang Salah menerapkan atau melanggar hukum yang berlaku Lalai memenuhi syarat - syarat yang diwajibkan oleh peratran perundang - undangan yang mengancam kelalaian itu dengan batalnya putusan yang bersangkutan. Terima kasih sudah mengunjungi...

Continue reading

Mengenal Pengertian Kasasi

Jika sebelumnya kita sudah membahas tentang pengajuan banding, mari kita membahas pengajuan kasasi. Nah, pasti kalian tidak asing bukan dengan kata pengajuan banding dan pengajuan kasasi. Bagi yang belum mengerti apa itu pengajuan kasasi. Berikut adalah pengertian dari kasasi tersebut Pengertian Kasasi adalah upaya hukum yang dilakukan terhadap putusan Pengadilan Tinggi, karena pihak-pihak yang merasa tidak puas terhadap putusan yang diberikan padanya. Permohonan kasasi tersebut dapat diajukan kepada Mahkamah Agung. Diajukannya permohonan kasasi, maka putusan Pengadilan Tinggi pada tingkat banding tersebut belum dapat dilaksanakan karena masih belum memperoleh kekuatan hukum tetap. Permohonan kasasi dapat diajukan oleh pihak yang berperkara sendiri atau orang lain...

Continue reading

Mengenal Arti Pengajuan Banding

Kalian pasti pernah mendengar tentang pengajuan banding bukan? Mungkin kita melihat berita-berita di televisi. Mereka mengajukan banding karena tidak terima dengan keputusannya. Nah, apa sih pengajuan banding? Yuk kita bahas ! Pengertian Banding adalah upaya hukum yang dilakukan terhadap putusan Pengadilan Negeri karena merasa tidak puas terhadap putusan yang dijatuhkan tersebut. Dengan diajukannya permohonan banding oleh salah satu pihak yang berperkara, maka putusan Pengadilan Negeri tersebut masih belum mempunyai kekuatan hukum tetap, sehingga belum dapat dilaksanakan. Kecuali putusan pengadilan negeri itu merupakan putusan yang dapat dilaksanakan lebih dahulu. Permohonan banding harus diajukan kepada Panitera Pengadilan Negeri yang menjatuhkan putusan dalam tenggang waktu 14...

Continue reading

Bagaimana Cara Menilai Potensi Pengacara?

Bagi Anda yang sudah memilih pengacara untuk membantu urusan hukum Anda, Anda juga harus menilai potensi dari si pengacara terlebih dahulu. Tentunya agar tidak salah pilih dalam pemilihan pengacara. Berikut adalah cara menilai potensi pengacara, selamat membaca :) Tinjau situs dari pengacara, Anda mungkin dapat menghilangkan satu atau dua pengacara dari daftar Anda dengan melakukan hal ini. Beberapa hal yang harus ditinjau meliputi: Profesionalisme. Kebanyakan dari pengacara tidak merancang dan mengatur situs mereka sendiri dan bahkan mungkin tidak menulis isi dari situs secara langsung. Namun, salah satu pertanda seorang pengacara yang baik adalah penghasilannya, dan pengacara yang berpenghasilan besar biasanya akan...

Continue reading

Peristilahan Dalam Persidangan

Sidang merupakan forum formal suatu organisasi guna membahas masalah tertentu dalam upaya menghasilkan keputusan, yang akan menjadi sebuah ketetapan. Keputusan dari persidangan ini akan mengikat seluruh elemen organisasi selama belum diadakan perubahan. Keputusan ini sifatnya final, sehingga berlaku bagi pihak yang setuju maupun tidak setuju, hadir atau tidak hadir dalam persidangan. Peristilahan dalam persidangan Pending, yaitu menghentikan sidang sejenak dikarenakan terdapat kendala tekhnis atau prinsip. Skorsing, yaitu menghentikan sidang sejenak untuk melakukan lobying, dikarenakan sulitnya mencapai kesepakatan antarpeserta sidang yang berseteru. Lobying, yaitu proses diskusi antarpeserta sidang di luar pengaturan pimpinan sidang. Pencerahan, yaitu upaya peserta sidang untuk meluruskan kesalahpahaman yang...

Continue reading

Peran Pengacara/ Advokat Dalam Penegakan Hukum

Semua profesi sudah tentu punya peran dan fungsi dari profesinya. Profesi dari seorang pengacara pun sama mempunyai peran dibalik profesinya. Dari artikel sebelumnya sudah kami bahas tentang fungsi seorang pengacara, nah bagaiamana peran pengacara/ advokat dalam penegakan hukum. Peran Pengacara/Advokat dalam Penegakan Hukum Pasal 24 Ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Oleh karena itu, selain pelaku kekuasaan kehakiman, yaitu Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, badan-badan lain yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman juga harus mendukung terlaksananya kekuasaan kehakiman yang merdeka. Salah satunya adalah profesi advokat yang bebas, mandiri,...

Continue reading

Dasar Hukum Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial

Akhir –akhir ini di Indonesia maupun dunia marak kasus hukum yang berhubungan dengan teknologi komunikasi yaitu internet dan social media. Kasus yang sangat hangat diperbincangkan saat ini adalah kasus pencemaraan nama baik melalui media social intenet. Hal ini disebabkan semakin bebasnya masyarakat dalam mengemukakan pendapatnya melalui internet. Sebelum adanya media sosial pengaturan tentang pencemaran nama baik diatur dalam ketentuan-ketentuan pasal-pasal KUHP sebagai berikut : Pasal 310 KUH Pidana, yang berbunyi : (1) Barangsiapa sengaja merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh dia melakukan sesuatu perbuatan dengan maksud yang nyata akan tersiarnya tuduhan itu, dihukum karena menista, dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan bulan...

Continue reading

Dasar Hukum Kasus Bullying

Saat ini banyak sekali kasus bullying yang terjadi. Bullying sendiri merupakan tindakan kekerasan terhadap anak yang terjadi di lingkungan sekolah. Biasanya bullying ini dilakukan oleh seseorang/sekelompok orang yang mempunyai kekuasaan terhadap siswa/siswi yang lebih lemah dan bertujuan menyakiti. Mengingat bullying merupakan tindakan kekerasan terhadap anak, maka menurut UU Perlindungan anak, bullying adalah tindak pidana. Terhadap pelaku bullying dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp72.000.000,00 (tujuh puluh dua juta rupiah).[3] Dasar hukumnya kegiatan bullying adalah : Pasal 1 angka 16 UU Perlindungan Anak, Kekerasan adalah setiap perbuatan terhadap Anak yang berakibat timbulnya...

Continue reading