a

Facebook

Twitter

Copyright © 2017 FANZIS Law Office.
Website by: AHLI WEBSITE
All Rights Reserved.

8:00 - 16:00

Jam Kerja Kami: Senin - Jumat

085743530020

Hubungi Kami Untuk Berkonsultasi

Facebook

Twitter

Search
Menu
 

Executives Tag

FANZIS LAW OFFICE > Posts tagged "Executives" (Page 13)

Warna Dalam Persidangan

Warna Dalam Persidangan

Dalam persidangan terdapat warna-warna yang identik, apa saja? Hijau, hitam, dan masih banyak lagi. Nah bagiamana filosofi tentang warna-warna pengadilan ini? meja pengadilandisebut meja hijau. dipilih warna hijau karena hijau itu adalah simbol pertandingan. seperti pemain bola yang bertanding di lapangan hijau. maka meja hijau merupakan tempat bertanding antara jaksa penuntut umum (JPU) dengan penasehat hukum (PH) dalam beradu fakta, teori dan argumen. pakaian jaksa penuntut umum (JPU) dan penasehat hukum (PH) berwarna hitam melambangkan bahwa ketika memasuki ruang sidang, kedua belah pihak masih "gelap"dalam melihat perkara. belum tau dimana letak kebenaran. karena itu JPU dan PH menggunakan dasi berwarna putih. warna putih...

Continue reading

Alur Tindak Pidana Kasus Korupsi

Alur Tindak Pidana Kasus Korupsi

Seperti yang kita ketahui, kini kasus korupsi sudah marak dimana-mana. Lantas, bagaimana dengan alur pidana dengan kasus korupsi? Berikut adalah penjelasannya : Pertama, menyiapkan perencanaan dan kebijakan. Pada tahap ini, dilakukan dengan cara metode riset sebagai bahan perencanaan dan penentuan kebijakan. Kemdian dibentuk unit asset recovery di setiap institusi penegak hukum, penguatan kapasitan institusional, penyiapan sumber daya, penentuan targer dan giat intelijen, pelatihan dan pengembangan kemampuan serta perbantuan teknis. Tahap kedua adalah investigasi. Dalam tahap ini, proses yang perlu dilalui berupa rencana penyelidikan, penelusuran aset, mengorek sumber-sumber informasi, penentuan saksi dan tersangka, forensik digital, profil subyek, analisis dokumen, profil finansial, utang piutang,...

Continue reading

Cara Memberantas korupsi

Di artikel sebelumnya sudah kita bahas tentang penyebab korupsi, nah, sudah paham bukan tentang apa saja penyebab korupsi? Kali ini mari kita bahas tentang cara memberantas korupsi. Berikut ini adalah beberapa langkah untuk memberantas korupsi : Membangun Supremasi Hukum dengan Kuat – Hukum adalah pilar keadilan. Ketika hukum tak sanggup lagi menegakkan sendi-sendi keadilan, maka runtuhlah kepercayaan publik pada institusi ini. Ketidak jelasan kinerja para pelaku hukum akan memberi ruang pada tipikor untuk berkembang dengan leluasa. Untuk itu sangat oerlu dilakukan membangun supremasi hukum yang kuat. Tidak ada manusia yang kebal hukum, serta penegak hukum tidak tebang pilih dalam mengadili. Menciptakan...

Continue reading

Penyebab Korupsi

Menurut Ermansjah Djaja dalam buku Memberantas korupsi Bersama KPK menyebutkan terdapat berbagai faktor seseorang melakukan korupsi. Berikut adalah beberapa penyebab korupsi dan cara mengatasinya : Sistem Penyelenggaraan Negara yang Keliru – Sebagai negara yang berkembang seharusnya pemerintah memperioritaskan pembangunan di bidang pendidikan. Tetapi selama puluhan tahun mulai dari Orde Lama,Orde Baru sampai dengan era Reformasi, pembangunan difokuskan di bidang ekonomi. Padahal setiap negara berkembang memiliki keterbatasan jumlah SDM, uang, manajemen dan tekhnologi. konsekuensinya, semua diimpor dari luar negeri. Kompensasi PNS yang Rendah – Karena gaji yang rendah, banyak anggota PNS yang melakukan tindakan korupsi. Rendahnya gaji tindak diimbangi dengan pola hidup yang...

Continue reading

Berlatih Mejadi Pengacara Handal

Untuk Menjadi pengacara handal tentunya harus berlatih dan terus belajar bagaimana cara menjadi pengacara yang handal. Bagi Anda yang masih kebingungan, mungkin artikel kali ini bisa dijadikan referensi bagaimana apa saja yang harus diperlajari. Selamat membaca :) Latihlah pemikiran kritis. Untuk menjadi pengacara yang sukses, Anda harus bisa memandang masalah hukum dari segala sisi demi mendapatkan solusi terbaik. Analisis yang tepat bukan hanya akan membantu Anda mengidentifikasi masalah hukum, tetapi juga membantu Anda mengembangkan argumen hukum yang kuat guna mendukung posisi klien Anda. Pastikan Anda punya pemahaman yang jelas atas semua fakta terkait sebelum membuat kesimpulan. Jangan selalu bergantung pada klien...

Continue reading

Kiat – Kiat Menjadi Pengacara

Seorang pengacara yang dibutuhkan adalah pengacara yang handal. Handal dalam artian pintar dalam penanganan masalh, benar-benar menjaga etika sebagai pengacara, dan lain sebagainya. Nah bagi Anda yang ingin menjadi pengacara, berikut adalah kiat-kiat menjadi pengacara : Mengetahui Hukum Ketahui informasi. Ketahui selalu informasi terbaru mengenai bidang hukum Anda. Ketahui perkembangan-perkembangan baru, karena hukum dan peraturan sering kali berubah dan selalu ada kasus-kasus baru yang ditetapkan setiap harinya. Setiap hari negara memperkenalkan legislasi baru yang akan memengaruhi bidang hukum Anda. Hukum negara juga berubah secara rutin. Lakukan penelitian jika perlu. Jika Anda memiliki kasus tidak biasa yang melibatkan masalah yang belum pernah Anda tangani...

Continue reading

Ciri – Ciri Pengacara Handal

Tentunya bagi Anda yang sedang dalam kasus dan membutuhkan pengacara, pasti menginginkan pengacara yang handal. Nah, agar tidak salah pilih pengacara, berikut adalah beberapa ciri - ciri pengacara handal : Ciri-Ciri Pengacara Profesional Berikut adalah ciri-ciri pengacara profesional yang bisa Anda perhatikan sebelum memilih seorang pengacara untuk kasus Anda. Tegas dalam Menangani Kasus Seorang pengacara profesional harus tegas dalam menangani kasus yang dihadapi agar klien yang menggantungkan hidupnya tidak merasa kecewa atau dirugikan atas pernyataannya yang tidak plin-plan. Pun, jika pengacara tegas dalam menangani kasus pasti akan meningkatkan pamornya sebagai pengacara. Berhasil dalam Menangani Kasus Saat pengacara berhasil dalam menangani kasus akan mendapatkan banyak tawaran...

Continue reading

Mahasiswa UGM Korban Klitih

Baru-baru ini terdapat berita duka di Yogyakarta, yaitu salah satu mehasiswa menjadi korban klitih dan tewas. Berikut adalah ulasannya  Yogyakarta - Dwi Ramadhani Herlangga (25) seorang mahasiswa UGM asal Semarang, tewas diserang orang tak dikenal dengan celurit usai membagikan makan sahur kepada warga di jalanan, Kamis, 7 Juni 2018. Tindakan penyerangan ini biasa disebut klitih bagi warga Yogyakarta. Informasi yang diperoleh KRJogja , korban diserang ketika hendak pulang menuju indekosnya saat melintas di Jalan C Simanjuntak, Yogyakarta. Bacokan clurit mengenai punggung yang tembus ke paru-paru dan membuat korban kehilangan nyawanya. Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang dan berboncengan menggunakan sepeda motor jenis matik. Peristiwa terjadi saat korban...

Continue reading

Hak – Hak Tersangka

Sebelum menjadi tersangka, terdakwa akan diperiksa. Nah, jika sudah menjadi tersangka akan disteruskan lagi dalam pemeriksaannya. Membahas tentang tersangka, tersangka telah diberikan seperangkat hak-hak oleh KUHAP yang meliputi:.  Hak untuk segera mendapat pemeriksaan. Tersangka berhak segera mendapatkan pemeriksaan oleh penyidik yang selanjutnya dapat diajukan kepada penuntut umum, dan tersangka berhak perkaranya segera dimajukan oleh pengadilan ke penuntut umum (Pasal 50 ayat 1 dan ayat 2). Tersangka berhak untuk diberitahukan dengan jelas dalam bahasa yang dimengerti olehnya tentang apa yang disangkakan kepadanya pada waktu pemeriksaan dimulai (Pasal 51) Hak untuk memberikan keterangan secara bebas kepada penyidik. Dalam pemeriksaan pada tingkat penyidikan...

Continue reading

Pembuktian Suatu Sangkalan dalam Persidangan

Bantahan dan sangkalan dari pihak lawan,  maka yang diperlukan adalah pembuktian. Pembuktian ini bertujuan untuk membenarkan sesuatu yang tidak sejalan.  Jika pihak lawan (Tergugat) sudah mengakui atau mengiayakan apa yang digugatkan oleh Penggugat, maka pembuktian tidak diperlukan lagi. Ketentuan-ketentuan tentang pembuktian diatur dalam Pasal 162-177 HIR, Pasal 282-314 RBg, dan Stb. No. 29 Tahun 1867 tentang kekuatan surat pembuktian surat dibawah tangan. Menurut ketentuan Pasal 163 HIR, 283 RBg, pihak yang mengatakan mempunyai hak, atau menyebutkan suatu peristiwa untuk meneguhkan haknya, atau untuk membantah hak orang lain, harus membuktikan adanya hak atau peristiwa tersebut. Untuk menentukan beban pembuktian ada di pihak...

Continue reading